Bagaimana Menciptakan Bisnis dari Passion Anda
Kata teman saya, pekerjaan paling asyik adalah hobi yang dibayar. Kalimat ajaib seperti ini memang menarik, meskipun sebenarnya kurang lengkap. Nah, artikel kali ini bertujuan […]
Kata teman saya, pekerjaan paling asyik adalah hobi yang dibayar. Kalimat ajaib seperti ini memang menarik, meskipun sebenarnya kurang lengkap. Nah, artikel kali ini bertujuan […]
Kemarin saya menghadiri gathering para associate consultant-nya Freshmind Consulting. Lokasinya di salah satu villa di Bandung Utara. Gathering sederhana ini dihadiri oleh sekitar 20-an orang. Menariknya,
Sering kali yang kita perlukan dalam hidup ini adalah sebuah pertanyaan bukan sebuah saran. Pertanyaan membuat kita berpikir, merenung, dan berusaha mencari jawaban ke dalam
Coaching adalah tentang bagaimana melepaskan potensi seseorang. Maka, kita perlu meyakini bahwa setiap orang pada dasarnya memiliki potensi. Bagaimana bisa kita melepaskan potensi seseorang bila
Bila melihat kamus, kita bisa melihat definisi coaching sebagai berikut: “Melatih, mengajar, menginstruksikan, memberikan saran kepada tim atau seseorang untuk mencapai tujuan tertentu.” Yup, memang
Pada tahun 1979 John Whitmore dan Graham Alexander membawa konsep inner game ke Eropa (bagi yang belum kenal dengan konsep inner game, silakan kunjungi artikel
Ahad yang lalu saya menyempatkan diri untuk mengunjungi event Bandung Entrepreneur Day di Sasana Budaya Ganesha ITB. Event yang diselenggarakan oleh para alumni Grounded Business
Adam Smith dalam bukunya Wealth of Nations mengatakan, untuk memenangkan bisnis, Anda harus mampu memecah sebuah pekerjaan kompleks menjadi pekerjaan-pekerjaan yang lebih sederhana. Dengan demikian, para
“Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” Demikian founding father negara kita, Ir. Soekarno
Pak Laksita Utama Suhud adalah CEO Balai Kartini, beliau berpengalaman mencetak omset milyaran di berbagai bisnis yang pernah dipegangnya. Mulai dari ekspor furniture, memegang obyek