fbpx
Darmawan Aji Productivity Coach & NLP Enthusiast. Penulis 4 buku laris: Hypnowriting, Hypnoselling, Life by Design, Productivity Hack. Gandrung membaca, menulis dan berlatih silat tradisional. Tinggal di kaki Gunung Manglayang kota Bandung.

Rapikan Tempat Tidur dan Ubah Hidup Anda!

1 min read

Merapikan tempat tidur di pagi hari, pentingkah? Kita tentu masih ingat lagu bangun tidur semasa kita anak-anak:

Bangun tidur kuterus mandi,
tidak lupa menggosok gigi,
habis mandi kutolong ibu,
membersihkan tempat tidurku…

Orangtua kita pun bisa jadi pernah berulang-ulang menasihati kita: “Setelah bangun tidur, beresin tempat tidurnya ya…”

Pertanyaannya, masih relevan kah nasihat ini bagi kita yang sudah dewasa? Masihkah kita membereskan tempat tidur kita di pagi hari?

Bagi yang sekarang tidak melakukannya, mungkin Anda beralasan:

“Ah, sekarang kan sudah besar”
“Nggak punya waktu”
“Nanti juga berantakan lagi”
“Ndak penting”
“Ada pembantu yang bantu beresin kok”

Namun, sadarkah Anda betapa besar manfaat membereskan tempat tidur Anda sendiri? Bahkan Lewis Howes, penulis buku The Millionaire Morning menyatakan bahwa membereskan tempat tidur adalah salah satu kebiasaan para miliuner. Wow!

Lalu, apa sajakah manfaat membereskan tempat tidur Anda sendiri di pagi hari?

Pertama, memulai hari dengan benar.

Membereskan tempat tidur mungkin hanya sebuah pencapaian kecil, namun pencapaian kecil ini akan membantu dalam memulai hari Anda dengan benar. Laksamana William McRaven, komandan operasi khusus AL Amerika Serikat dalam ceramahnya di Universitas Texas mengatakan:

“If you make your bed every morning you will have accomplished the first task of the day. It will give you a small sense of pride and it will encourage you to do another task and another and another. By the end of the day, that one task completed will have turned into many tasks completed. Making your bed will also reinforce the fact that little things in life matter.”

Artinya kurang lebih:

“Jika Anda membereskan tempat tidur Anda setiap pagi Anda akan menyelesaikan tugas pertama hari itu. Ini akan memberi Anda perasaan bangga meskipun sedikit dan itu akan mendorong Anda untuk melakukan tugas yang lain dan yang lain dan yang lainnya lagi. Pada akhir hari, satu tugas yang diselesaikan akan berubah menjadi banyak tugas yang diselesaikan. Membereskan tempat tidur Anda juga akan memperkuat fakta bahwa hal-hal kecil dalam kehidupan penting.”

Kedua, meningkatkan produktivitas pribadi.

Charless Duhigg mengatakan bahwa membereskan tempat tidur adalah salah satu keystone habit – kebiasaan kunci yang dapat mengubah hidup. Duhigg mengatakan:

“Making your bed every morning is correlated with better productivity, a greater sense of well-being, and stronger skills at sticking with a budget. It’s not that… a tidy bed causes better grades or less frivolous spending. But somehow those initial shifts start chain reactions that help other good habits take hold.”

Artinya:

“Membereskan tempat tidur Anda setiap pagi berkorelasi dengan produktivitas yang lebih baik, perasaan sejahtera yang lebih baik, dan keterampilan yang lebih kuat untuk berhemat (mengikuti anggaran yang sudah ditetapkan). Bukan, bukan tempat tidur yang rapi menyebabkan nilai yang lebih baik atau pengeluaran yang kurang sembrono. Tapi entah bagaimana perubahan awal itu memulai reaksi berantai yang membantu kebiasaan baik lainnya bertahan.”

Kesimpulannya, membersihkan tempat tidur mendorong kebiasaan-kebiasaan baik lainnya dan membuat hidup Anda menjadi jauh lebih produktif.

Ketiga, meredakan stress.

Membereskan tempat tidur membuat Anda meninggalkan kondisi kamar Anda dalam kondisi rapi. Kondisi rumah yang berantakan memboroskan energi mental Anda dan membuat Anda stress.

Gretchen Rubin, penulis The Happiness Project menemukan bahwa perubahan kecil yang mengantarkan seseorang menjadi lebih bahagia adalah belajar untuk merapikan tempat tidur setiap pagi.

Merapikan tempat tidur hanya membutuhkan tidak lebih dari 5 menit dan itu akan memberi dampak positif pada hidup Anda. Jadi, lakukanlah!

Darmawan Aji Productivity Coach & NLP Enthusiast. Penulis 4 buku laris: Hypnowriting, Hypnoselling, Life by Design, Productivity Hack. Gandrung membaca, menulis dan berlatih silat tradisional. Tinggal di kaki Gunung Manglayang kota Bandung.