fbpx
Darmawan Aji Productivity Coach & NLP Enthusiast. Penulis 4 buku laris: Hypnowriting, Hypnoselling, Life by Design, Productivity Hack. Gandrung membaca, menulis dan berlatih silat tradisional. Tinggal di kaki Gunung Manglayang kota Bandung.

Belajar sederhana dan disiplin…

1 min read

Pernahkah Anda membuang-buang waktu untuk mencari sebuah barang?

Pernahkan Anda pusing melihat kondisi ruangan kerja Anda berantakan?

Pernahkah Anda merapikan rumah Anda, namun justru Anda bingung dimana menyimpan sebuah barang?

Jika Anda pernah, saya pun pernah. Mungkin saatnya kita perlu belajar (kembali) dari bangsa Jepang.

Di Jepang ada metode yang disebut 5S: seiri, seiton, seiso, seiketsu, shitsuke. Dalam bahasa Indonesia disebut 5R: ringkas, rapi, resik, rawat, rajin. Metode ini biasanya diterapkan di pabrik atau kantor untuk mengelola kondisi kerja. Tujuannya agar kondisi kerja lebih kondusif, hemat waktu, dan akhirnya meningkatkan produktifitas.

Kali ini, kita akan menerapkannya untuk konteks yang lebih luas, yaitu menyederhanakan dan mendisiplinkan hidup kita, tidak hanya di kantor, namun juga di rumah. Saat hidup dan lingkungan kita sederhana, pikiran menjadi lebih jernih dan mood menjadi lebih positif.

Mari kita mulai.

Tahap #1: Seiri – Sort – Ringkas

Awal menyederhanakan hidup adalah memilah barang-barang yang masih Anda pakai dan sudah tidak Anda pakai. Lalu, buang semua barang yang sudah tidak Anda pakai lagi. Entah itu pakaian, kertas kerja, mainan anak-anak dsb. Jika Anda ragu-ragu, Anda boleh membuat kotak pending. Saat Anda ragu-ragu apakah Anda akan menyimpan atau membuang suatu barang, simpan saja di kotak pending tsb. Setelah 2 bulan ternyata Anda tidak mengambilnya dari kotak pending, buang saja 🙂

Konon, melakukan tahap pertama ini akan membuat aliran rejeki di rumah/kantor Anda menjadi lebih lancar 🙂

Tahap #2: Seiton – Stabilize/Set in Order – Rapikan

Atur ulang penataan barang-barang Anda. Simpanlah berdasar kategori tertentu (pakaian anak, pakaian orang tua, buku bacaan, mainan anak dst). Jika Anda merasa butuh tempat penyimpanan yang baru, belilah.

Beri label di tempat penyimpanan itu, sehingga memudahkan Anda mencarinya kembali saat Anda membutuhkannya. Alternatif lainnya, buatlah catatan dimana Anda menyimpan sebuah barang atau mengarsipkan dokumen tertentu.

Tahap #3: Seiso – Shine/Sweep – Resik

Setelah Anda merapikan rumah/kantor Anda, pastikan Anda selalu menjaganya tetap bersih. Setiap kali ada sampah, segera buang ke tempat sampah. Saat ada kotoran menempel di lantai, segera sapu. Selesai Anda memakai sepatu, semirlah sebelum Anda simpan. Saat Anda melihat noda baru di kamar mandi, sikatlah. Anda bisa belajar banyak tentang tahap ini dari Aa Gym dan pesantren Daarut Tauhiid-nya.

Tahap #4: Seiketsu – Standardize – Rawat

Buatlah standarisasi perawatan dan kebersihan. Mungkin semacam SOP atau aturan supaya kebiasaan baru Anda bisa ditiru atau diterapkan oleh orang lain di rumah/kantor Anda. Misalnya aturan untuk pakaian kotor: jika masih dipakai simpan di hanger (gantungan baju) atau dilipat dan disimpan di keranjang tertentu, jika sudah tidak dipakai lagi simpan di keranjang cucian. Buku yang telah dibaca simpan lagi di rak buku, sedangkan yang masih dibaca disimpan di tempat khusus, dsb. Aturan ini fleksibel tergantung kondisi rumah/kantor Anda.

Tahap #5: Shitsuke – Sustain/Self-Discipline – Rajin

Biasakan dan latih diri Anda untuk menerapkan 5S ini. Mungkin di awal Anda akan sedikit kerepotan, namun setelah beberapa minggu, lihatlah hasilnya. Rumah/kantor lebih rapi dan teratur, pikiran lebih jernih, dan situasi di lingkungan Anda akan menjadi jauh lebih nyaman untuk beraktivitas.

Selamat berlatih 🙂

Darmawan Aji Productivity Coach & NLP Enthusiast. Penulis 4 buku laris: Hypnowriting, Hypnoselling, Life by Design, Productivity Hack. Gandrung membaca, menulis dan berlatih silat tradisional. Tinggal di kaki Gunung Manglayang kota Bandung.

One Reply to “Belajar sederhana dan disiplin…”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *