fbpx
Darmawan Aji Productivity Coach & NLP Enthusiast. Penulis 4 buku laris: Hypnowriting, Hypnoselling, Life by Design, Productivity Hack. Gandrung membaca, menulis dan berlatih silat tradisional. Tinggal di kaki Gunung Manglayang kota Bandung.

Konsistensi adalah Kunci

2 min read

Perhatikan hasil-hasil yang kita dapatkan saat ini. Apapun itu. Mungkin karier Anda saat ini, omset bisnis Anda, klien-klien yang Anda miliki, atau karya yang Anda hasilkan. Apa kualitas utama yang membantu Anda mencapai hal itu?

Beberapa orang mungkin menyimpulkan bahwa visi yang jelas adalah kuncinya. Ini separuh benar. Namun, visi tanpa eksekusi hanyalah halusinasi.

Orang lain menyimpulkan kebiasaan bertindak adalah kuncinya. Ini pun benar, namun kurang presisi. Tindakan yang hanya satu dua kali tidak akan berdampak pada hasil.

Sisanya mungkin menyimpulkan tetap termotivasilah kuncinya. Sayangnya, motivasi tidak dapat diandalkan. Motivasi kita itu naik turun. Jika kita hanya mengandalkan motivasi, kita tidak akan pernah sampai pada tujuan.

Lalu apa? Konsistensi-lah kunci dalam mendapatkan hasil. Hasil hanya akan muncul jika kita konsisten melakukan tindakan yang diperlukan untuk mewujudkannya.

Saya mendefinisikan konsistensi dengan “do same action every single day.” Melakukan tindakan yang sama berulang-ulang setiap hari dalam jangka panjang. Orang yang konsisten mengalahkan mereka yang kreatif dan banyak ide. Sebanyak dan sebagus apapun sebuah ide, tidak akan mewujud menjadi hasil sampai kita bertindak mencapainya.

Di salah satu gang sempit di jalan Siliwangi Bandung setiap hari tertentu kita bisa lihat mobil berjejer di depan gangnya. Selidik punya selidik ternyata di gang sempit tersebut ada tempat les akuntansi untuk mahasiswa. Murid-muridnya dari berbagai universitas ternama: Maranatha, Unisba, Unpar dsb.

Di Cimahi, ada tempat les privat bahasa Inggris yang legendaris. Konon ini tempat les bahasa Inggris tertua di Cimahi. Jika kita turun dari fly over Cimahi, kita bisa lihat tempatnya di sebelah kiri jalan. Namanya tertera besar di temboknya. Muridnya? Dari berbagai penjuru Jawa Barat.

Sementara itu, di sebelah kompleks rumah saya, ada sebuah tempat les pelajaran untuk SD-SMA. Tempatnya rame setiap hari. Murid-muridnya dari berbagai penjuru Bandung, bukan hanya dari daerah sini saja. Padahal lokasinya terpencil, jalan masuk ke rumahnya pun hanya gang sempit yang cuma bisa dilewati satu motor.

Pertanyaannya, mengapa tempat sempit itu dikunjungi banyak orang? Memiliki banyak customer? Bertahan selama puluhan tahun? Jawabannya adalah konsistensi. Mereka konsisten mengkomunikasikan produknya. Mereka konsisten mengkomunikasikan layanannya. Entah lewat brosur maupun dari mulut ke mulut.

Zig Ziglar, seorang sales terhebat sepanjang masa. Sangat konsisten mencatat nama-nama prospek dan konsumen di buku catatannya. Lengkap dengan tanggal ulang tahunnya. Setiap ulang tahun konsumennya, ia konsisten menghubungi mereka. Setiap hari, pasti ada konsumen yang ia hubungi. Rekor penjualan mobilnya 13.000 dalam 15 tahun. Setara dengan 800 mobil per tahun atau 2-3 mobil per hari!

Teman dari teman saya, seorang marketer di perusahaan konsultasi, berhasil achieve 170% di atas target. Ini luar biasa. Apa yang membuat dia berbeda? Teknik yang ia gunakan sama dengan teman-temannya. Bedanya ia konsisten melakukannya. Setiap hari membuat janji temu dengan 2 calon klien dan melakukan follow up. Cara yang sama digunakan oleh teman saya yang berhasil menjadi MDRT (Million Dollar Round Table) di perusahaan asuransi yang diikutinya.

Teman saya lainnya, konsisten sharing terkait keahliannya di Facebook. Dengan cara yang sederhana: membuat tulisan. Every single day. Sekarang? Bukunya dipinang oleh sebuah penerbit nasional, ia pun diundang berbagai organisasi nasional untuk sharing, aplikasi buatannya digunakan sekolah-sekolah di berbagai penjuru negeri, metode karyanya diteliti sebagai bahan skripsi dan thesis oleh banyak mahasiswa.

Sekarang mari evaluasi diri kita masing-masing.

  • Mungkin sebagian kita ingin jadi penulis atau pengarang buku. Pertanyaanya: sudahkah kita konsisten menulis setiap hari?
  • Sebagian lagi ingin sukses di bisnisnya. Sudahkah kita konsisten mengedukasi calon konsumen dan mempromosikan bisnis kita?
  • Sebagian lagi mungkin ingin menjadi seorang public speaker handal. Sudahkah kita konsisten berlatih setiap hari?
  • Sebagian lagi mungkin trainer atau konsultan yang ingin memiliki banyak klien. Sudahkan kita konsisten sharing apa yang kita ketahui?

Pertanyaannya, sudahkah kita konsisten dengan tindakan kita? Tidak perlu memikirkan strategi atau aktivitas yang rumit. Pilih satu aktivitas, lakukan secara konsisten setiap hari. Jangan pernah bolong. Sampai itu jadi sebuah kebiasaan yang sulit dihilangkan.

“Konsistensi adalah kunci. Tanpa konsistensi, hasil hanyalah mimpi.”

Darmawan Aji
Darmawan Aji Productivity Coach & NLP Enthusiast. Penulis 4 buku laris: Hypnowriting, Hypnoselling, Life by Design, Productivity Hack. Gandrung membaca, menulis dan berlatih silat tradisional. Tinggal di kaki Gunung Manglayang kota Bandung.

One Reply to “Konsistensi adalah Kunci”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *