fbpx
Darmawan Aji Productivity Coach & NLP Enthusiast. Penulis 4 buku laris: Hypnowriting, Hypnoselling, Life by Design, Productivity Hack. Gandrung membaca, menulis dan berlatih silat tradisional. Tinggal di kaki Gunung Manglayang kota Bandung.

5 Cara Mengoptimalkan Willpower

1 min read

Willpower alias kekuatan kemauan adalah modal penting untuk mencapai keberhasilan dan kebahagiaan dalam hidup. Dari artikel yang lalu kita mempelajari tiga hal penting hal terkait willpower:

  • Pertama, dia memiliki kapasitas yang terbatas. Kapasitasnya juga menurun seiring penggunaannya. Di pagi hari, willpower kita memiliki kapasitas yang optimal. Semakin sore, kapasitasnya semakin menurun.
  • Kedua, kita menggunakan stok willpower yang sama untuk melakukan aktivitas yang berbeda-beda. Mirip seperti batere handphone, semakin banyak aplikasi yang digunakan, semakin cepat baterenya habis.
  • Ketiga, willpower kita bisa nge-drop jika tidak dikelola dengan baik. Kita akan kelelahan secara mental. Akibatnya, kemampuan pengendalian diri kita semakin berkurang. Inilah pentingnya mengelola willpower kita.

Kata orang, sukses adalah terselesaikannya hal-hal kecil dengan baik hari demi hari. Apa yang terlihat sebagai sukses besar pada diri seseorang memerlukan proses yang panjang untuk melatihnya. Termasuk orang-orang yang kita lihat memiliki willpower luar biasa, mereka memiliki kebiasaan harian yang membuat willpower mereka semakin kuat. Apa sajakah kebiasaan tersebut? Mari kita bahas satu per satu.

5-cara-mengoptimalkan-willpower

Pertama, lakukan aktivitas terpenting di pagi hari.

Willpower kita berada di kapasitas optimal saat pagi hari. Jangan habiskan sia-sia. Gunakan untuk mengerjakan tugas terpenting Anda. Pagi hari adalah waktu terbaik untuk mengerjakan hal-hal yang paling berdampak dalam hidup Anda.

Kedua, hindari memutuskan hal penting di sore hari.

Pada sore hari, mental kita sudah mulai lelah. Kapasitas willpower kita juga sudah mulai berkurang. Hindari membicarakan hal-hal penting seperti negosiasi bisnis, rencana masa depan, atau hal genting dalam rumah tangga. Ketika mental Anda lelah, Anda tidak bisa berpikir secara jernih. Anda akan memutuskan sesuatu secara emosional.

Ketiga, fokus pada satu aktivitas satu waktu.

Mari kita coba: sebutkan 50 nama kota besar di Indonesia. Sambil Anda menuliskannya, hitung hasil dari perkalian 16 x 37. Bisakah Anda melakukannya sekaligus? Atau Anda berhenti memikirkan nama kota besar di Indonesia dulu baru Anda bisa menghitung perkaliannya? Otak kita dirancang untuk melakukan singletasking bukan multitasking. Melakukan multitasking akan membuat mental Anda cepat lelah dan kapasitas willpower Anda menurun secara drastis.

Keempat, berlatih hadir utuh di sini, saat ini.

Berdasarkan riset Harvard, 47% waktu terjaga kita, kita gunakan untuk memikirkan hal yang sudah terjadi (masa lalu) atau hal yang belum terjadi (masa depan). The Wandering Mind, istilahnya. Dan ini adalah penyebab ketidakbahagiaan kita. Saat kita tidak bahagia, mental kita menjadi cepat lelah.

Kelima, chunking.

Chunking adalah proses memecah pekerjaan yang kompleks dan besar menjadi pekerjaan yang lebih kecil. Sehingga kita dapat mengerjakannya tanpa beban. Hal ini tentu saja sangat menghemat willpower kita.

Darmawan Aji Productivity Coach & NLP Enthusiast. Penulis 4 buku laris: Hypnowriting, Hypnoselling, Life by Design, Productivity Hack. Gandrung membaca, menulis dan berlatih silat tradisional. Tinggal di kaki Gunung Manglayang kota Bandung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *