fbpx
Darmawan Aji Productivity Coach & NLP Enthusiast. Penulis 4 buku laris: Hypnowriting, Hypnoselling, Life by Design, Productivity Hack. Gandrung membaca, menulis dan berlatih silat tradisional. Tinggal di kaki Gunung Manglayang kota Bandung.

Trik Membaca 3 Buku per Bulan Meski Anda Tak Punya Waktu

1 min read

Elon Musk, CEO dua perusahaan raksasa Tesla dan SpaceX pernah ditanya: “Bagaimana caramu membuat roket?” Jawabannya singkat: “Aku baca buku.” Larry Page, CEO Google, ketika ditanya bagaimana dia belajar menjalankan perusahaan, ia pun menjawab “Saya banyak membaca.”

Ketika kita melihat orang-orang yang sukses dalam bisnis atau dalam kariernya, apa kesamaan di antara mereka? Apa yang mengantarkan mereka ke kesuksesannya saat ini? Motivasi? Tentu. Kerja keras? Pasti. Keberuntungan? Mungkin. Meski demikian, sebagian besar mereka sukses karena kebiasaan kunci mereka: membaca.

Yup, membaca memperkaya pengetahuan. Membaca pun menyingkat pengalaman, kita dapat belajar dari pengalaman orang lain, pengalaman gagal maupun suksesnya. Dari membaca, kita dapat menyerap kristalisasi pengetahuan, pengalaman dan kebijakan orang lain tanpa kita perlu mengalaminya secara langsung.

Berapa banyak buku yang sebaiknya kita baca?

Fast Company menyimpulkan rata-rata CEO sukses membaca 60 buku per tahun. Bill Gates, orang terkaya nomor 1 di dunia, membaca setidaknya 50 buku per tahun. Mark Cuban, owner Dallas Maverick, membaca 3 jam per hari. Tujuannya menemukan satu ide yang dapat ia gunakan di perusahannya. Tim Corley, berdasarkan data yang ia kumpulkan, mengatakan: 88% orang yang sukses secara finansial membaca minimal 30 menit per hari. Warren Buffet, orang terkaya nomor dua di dunia,  menyarankan kita membaca minimal 500 halaman per hari, “Baca 500 halaman…setiap hari. Itulah bagaimana pengetahuan bekerja. Dia bertumbuh, bunga berbunga. Semua orang dapat melakukannya, tapi saya garansi tidak banyak yang mau melakukannya.”

Bagaimana dengan Anda? Berapa banyak buku yang Anda baca setiap hari? Berapa jam yang Anda luangkan untuk membaca setiap hari? Berapa halaman yang Anda baca setiap hari?

Sayangnya banyak orang yang menganggap membaca buku itu tidak penting. Mereka mengatakan: “udah jangan kebanyakan teori, langsung action saja” atau “udah jangan kebanyakan baca, nanti nggak action-action” dan berbagai alasan lainnya. Ini tentu saja bertentangan dengan apa yang dilakukan oleh orang-orang sukses seperti Elon Musk, Bill Gates, dan Warren Buffet. Anda mau mengikuti nasehat siapa?

Beberapa lagi merasa tidak punya waktu utk membaca. Mereka mengaku sibuk, tidak sempat. Padahal, kita semua punya waktu yang sama: 24 jam. Mengapa ada yang sempat membaca dan ada yang tidak sempat? Jawabannya sederhana, ini bukan tentang waktu, ini tentang prioritas, tentang skala kepentingan. Mereka yang tidak membaca menganggap membaca bukan sebagai prioritas, membaca tidak benar-benar penting.

Kunci rutin membaca bukanlah mencari waktu luang, melainkan meluangkan waktu. Bisa waktu khusus, atau waktu-waktu jeda. Biasakan membawa buku kemana pun kita pergi. Sehingga tidak ada lagi waktu menunggu yg terbuang. Alih-alih scrolling status FB atau IG, bacalah buku.

Katakanlah kecepatan membaca kita hanya 1 halaman/menit. Maka buku 300 halaman akan selesai dalam 300 menit – 5 jam. Dalam 5 jam kita bisa menyelesaikan 1 buku. Bayangkan jika sehari kita punya waktu menunggu 5 menit selama 6x (nunggu jemput anak, nunggu air dimasak, nunggu teman datang dsb) – kita bisa selesaikan 1 buku dalam waktu 10 hari. Artinya 1 bulan kita bisa selesaikan 3 buku. Hanya dari waktu menunggu saja. Pertanyaannya, kita mau luangkan waktu, atau tidak?

PS. Saya rutin membuat ringkasan buku setiap hari Kamis. Silakan follow channel telegram saya di t.me/ajipedia (GRATIS). Kunjungi pula bedahbukubisnis.com untuk mendapatkan 36 ringkasan buku-buku bisnis dan pengembangan diri terbaik dalam bentuk PDF.

Darmawan Aji Productivity Coach & NLP Enthusiast. Penulis 4 buku laris: Hypnowriting, Hypnoselling, Life by Design, Productivity Hack. Gandrung membaca, menulis dan berlatih silat tradisional. Tinggal di kaki Gunung Manglayang kota Bandung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *